- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Pacarnya Dibully, Seorang Pria di India Curi 500 Laptop Milik Mahasiswa
Potret Berita — Seorang pria di India mencuri 500 laptop milik mahasiswa kedokteran sebagai tindakan balas dendam karena pacarnya dibully di media sosial.
Menyadur dari laman Times Of India, pada Kamis (14/1/2021) seorang pria di Tamil Nadu mencuri 500 laptop setelah pacarnya yang seorang mahasiswa kedokteran dibully lima tahun lalu.
Pada hari Rabu, polisi Jamnagar menangkap seorang pria berusia 24 tahun bernama Tamilselvan Kannan karena dia mengaku telah mencuri setidaknya 500 laptop.
Pria tersebut mencuri ratusan laptop itu dari beberapa asrama perguruan tinggi kedokteran di seluruh negeri, sebagian besar di selatan India, sejak 2015.
Polisi Jamnagar membuntutinya setelah adanya laporan enam laptop dicuri dari sebuah asrama putri MP Shah Medical College pada 26 Desember tahun lalu.
“Pada 2015, beberapa mahasiswa kedokteran di Chennai secara diam-diam merekam video yang tidak pantas dari pacarnya dan menjadikannya viral. Ini membuat dia dendam terhadap mahasiswa kedokteran,” ujar KL Gadhe, Inspektur Polisi Divisi B Jamnagar.
Tamilselvan mencari nama dan alamat mahasiswa perguruan tinggi kedokteran di internet untuk dijadikan target.
“Dia mencuri laptop karena, tidak seperti ponsel, mereka tidak dapat dilacak. Apalagi mudah dijual,” kata Gadhe kepada TOI.
Pelaku awalnya beraksi di asrama perguruan tinggi di India Selatan, secara diam-diam menyelinap ke kamar target dan mengambil laptopnya.
Pelaku kemudian pindah ke desa Bhankri dekat Faridabad hingga ke asrama perguruan tinggi kedokteran di India utara.
Dia mencapai kota Jamnagar pada bulan Desember dan tinggal di sebuah hotel dekat Bioskop Anupam dan melakukan pencurian di asrama perempuan sebuah universitas.
Entah bagaimana, dia berhasil menemukan kunci salah satu ruangan dan mencuri laptop tersebut pada 26 Desember.
